Sistem pergaulan yang bebas menyebabkan penyimpangan pada perilaku seksual remaja. Laporan pada berbagai kota besar di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 20-30% remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks bebas. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar tentang perilaku seks bebas pada siswa di SMA 1 V Koto Timur sebagai upaya pencegahan infeksi penyakit menular seksual (IMS). Kegiatan dihadiri oleh mahasiswa baru dan anggota Osis SMAN 1 V Koto Timur. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah. Materi yang dissampaikan yaitu tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi. Metode kegiatan terdiri atas tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan terdiri atas penjajakan lokasi, pengurusan izin dan kontrak waktu pelaksanaan. Tahap pelaksanaan terdiri atas bina suasana ruangan, penyampaian materi dengan metode ceramah menggunakan power point text, tanya jawab dan diskusi, serta pembagian doorprize bagi siswa yang memiliki pertanyaan terbaik dan yang berhasil menjawab dengan benar pertanyaan pemateri. Evaluasi dilakukan melalui respon siswa saat sesi tanya jawab dan diskusi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini yaitu kegiatan berjalan lancar. Siswa baru dapat mengikuti kegiatan penyuluhan dengan tertib. Jumlah siswa yang hadir adalah 100%. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pemberian penyuluhan tentang seks bebas mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMAN 1 V Koto Timur sehingga dapat terhindar dari infeksi menular seksual (IMS).
Copyrights © 2025