Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP KADAR PROSTAGLANDIN (PGF2α) DAN TNF α PADA PENDERITA DISMENOREA rika astria rishel
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 2 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i2.3829

Abstract

Pemberian vitamin E pada wanita yang mengalami dismenorea dapat secara langsung menekan kadar ROS dan dapat memperbaiki struktur memberan sel yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian vitamin E terhadap kadar Prostaglandin dan TNF-α pada penderita dismenorea. Penelitian ini merupakan  quasi eksperimental dengan desain penelitian Pre andPost Test Only Group Designyang menggunakan 22orang wanita yang mengalami dismenorea primer yang derajat 4-6. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. Pemeriksaan kadar prostaglandin dan TNF-α dilakukan di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatra barat dengan metode ELISA.Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar prostaglandin sebelum pemberian Vitamin E yaitu 205,5 ± 143,3 pg/ml, sedangkan setelah pemberian yaitu 124,8 ± 59,0 pg/ml(p<0,05). Rerata kadar TNF-α sebelum pemberian Vitamin E yaitu 207,2 ± 132,0 ng/l, sedangkan setelah pemberian yaitu 125,9 ± 35,7 ng/ll .Pada analisa data didapatkan kadar prostaglandin dan TNF-α p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh pemberian vitamin E terhadap kadar Prostaglandin dan TNF-α pada penderita dismenorea Kata kunci       :Dismenorea, Prostaglandin, TNF-α
Pengaruh Massage Jahe Merah Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Osteoarthritis Lutut Pada Lansia Asfri Sri Rahmadeni; Rika Astria Rishel
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16509

Abstract

Elderly is a term used to describe a group of people who have reached the end of their lives and are experiencing a decline in their capacity to perform basic bodily functions, which can lead to a variety of health issues. One of them is the prevalence of joint disorders, which ranks third among various non-communicable diseases that affect the elderly (51.9 percent). The goal of this study was to see if red ginger massage could reduce pain intensity in elderly patients with knee osteoarthritis. The sample in this study was 6 senior persons, and it was an analytic study with a genuine experimental design and a pretest-posttest control group technique. The average amount before receiving red ginger massage was 2.80 in the treatment group and 2.87 in the control group, with the pain scale in both groups being the same in moderate discomfort. The aftereffects of a red ginger massage The average number in the treatment group was 1.87 on a mild pain scale, while the average number in the control group was 2.87 on a moderate pain scale because no therapy was given. In the intervention group, the paired T Test revealed a significant difference in the average value of pain reduction before and after delivering red ginger massage to the elderly, with p = 0.000 (p = 0.05). The elderly's discomfort was lessened after just one week of intervention. The elderly, it is hoped, will be able to do so in the future.
Penyuluhan Dan Pelatihan Perawatan Luka Di Nagari Malai V Suku Kecamatan Batang Gasan Rahmiwati, Rahmiwati; Zayani, Nofri; Yuntarisa, Atika Pradana; Rishel, Rika Astria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1174

Abstract

Jalan lintas Nagari Malai V Suku merupakan rute yang menghubungkan Kabupaten Padang Pariaman dengan Kabupaten Agam. Jalan lintas ini merupakan jalur rawan kecelakaan lalu lintas. Bentuk pertolongan pertama yang dapat diberikan kepada korban selain pemberian bantuan hidup dasar yaitu perawatan luka yang sederhana. Penyuluhan dengan cara memberikan edukasi dan pelatihan perawatan luka yang baik dan benar dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pertolongan pertama yang mengalami luka pada pasien kecelakaan. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim adalah berupa Edukasi Perawatan Luka kepada masyarakat di Nagari Malai V Suku yang berjumlah 30 orang. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu edukasi tentang perawatan luka dengan media power point text, demonstrasi perawatan luka oleh tim, dan praktek perawatan luka oleh anggota masyarakat Malai V Suku. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pemberian penyuluhan pertolongan pertama dengan pasien kecelakaan yang mengalami luka dan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Pemberian penyuluhan tentang pertolongan darurat kecelakaan ini diharapkan dapat disemilasikan oleh suatu anggota masyarakat ke anggota masyarakat lainnya sehingga banyak nyawa korban kecelakaan yang dapat diselamatkan.
Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Satuan Lalu Lintas Kota Pariaman Andriani, Linda; Rishel, Rika Astria; Zayani, Nofri; Syahrul, Syahrul; Zalmadani, Hendro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2038

Abstract

Kejadian gawat darurat dapat mengancam keselamatan jiwa korban jika tidak mendapatkan pertolongan segera mungkin. Salah satu kejadian gawat darurat adalah kecelakaan lalu lintas. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Satuan Lalu Lintas Kota Pariaman terkait pemberian pertolongan pertama gawat darurat pada kasus kecelakaan lalu lintas.   Kegiatan ini telah dilakukan pada hari Senin tanggal 21 Oktober 2024 di ruang rapat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kota Pariaman. Jumlah peserta yang hadir yaitu perwakilan Satlantas Kota Pariaman berjumlah 10 orang. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibagi menjadi tiga yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan analisis situasi, pengkajian solusi, perizinan dan kontrak waktu. Tahap pelaksanaan dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi terkait pertolongan pertama pada situasi gawat darurat. Tahap evaluasi dengan tanya jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan oleh tim dengan memberikan anggota Satlantas Kota Pariaman edukasi tentang  relokasi korban ke tempat yang aman, pengenalan situasi korban dan sistem tanggap daruratnya, resusitasi jantung paru, dan perawatan luka darurat. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar selama kurang lebih 3 jam. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemberian pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Satlantas Kota Pariaman dalam kasus kecelakaan lalu lintas.
Penyuluhan Tentang Perilaku Seks Bebas Pada Remaja di SMAN 1 V Koto Timur sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular Seksual Rishel, Rika Astria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2059

Abstract

Sistem pergaulan yang bebas menyebabkan penyimpangan pada perilaku seksual remaja. Laporan pada berbagai kota besar di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 20-30% remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks bebas. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar tentang perilaku seks bebas pada siswa di SMA 1 V Koto Timur sebagai upaya pencegahan infeksi penyakit menular seksual (IMS). Kegiatan dihadiri oleh mahasiswa baru dan anggota Osis SMAN 1 V Koto Timur. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah. Materi yang dissampaikan yaitu tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi. Metode kegiatan terdiri atas tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan terdiri atas penjajakan lokasi, pengurusan izin dan kontrak waktu pelaksanaan. Tahap pelaksanaan terdiri atas bina suasana ruangan, penyampaian materi dengan metode ceramah menggunakan power point text, tanya jawab dan diskusi, serta pembagian doorprize bagi siswa yang memiliki pertanyaan terbaik dan yang berhasil menjawab dengan benar pertanyaan pemateri. Evaluasi dilakukan melalui respon siswa saat sesi tanya jawab dan diskusi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini yaitu kegiatan berjalan lancar. Siswa baru dapat mengikuti kegiatan penyuluhan dengan tertib. Jumlah siswa yang hadir adalah 100%. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pemberian penyuluhan tentang seks bebas mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMAN 1 V Koto Timur sehingga dapat terhindar dari infeksi menular seksual (IMS).
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Rendahnya Konsumsi Suplemen Asam Folat Selama Kehamilan Di Lubuk Basung Tahun 2020 Rika Astria Rishel
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam folat berperan penting pada ibu hamil dalam pembentukan sel darah merah. Menurut riset BPS 2016 kematian ibu masih tinggi yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup dan 31% kematian disebabkan oleh perdarahan. Salah satu program penurunkan AKI adalah dengan mengonsumsi tablet Fe+asam folat yang dapat mengurangi anemia hingga 65%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap rendahnya konsumsi suplemen asam folat selama kehamilan di Lubuk Basung tahun 2020. Penelitian dilakukan pada bulan April 2020. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu hamil di Lubuk Basung tahun 2020 sebanyak 30 orang ibu hamil, dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Data di analisis secara univariat dan bivariat secara komputerisasi dengan uji statistik menggunakan SPSS Ver.17 dengan batas kemaknaan α = 0,05 dan derajat kepercayaan 95%. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa, 63,3% ibu berpengetahuan tinggi, 53,3% ibu memiliki sikap positif dan 60% ibu ada mengkonsumsi suplemen asam folat selama kehamilan. Analisis bivariat ditemukan nilai p value (p<0,05) artinya terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p=0,017) dan sikap (p=0,004) dengan konsumsi suplemen asam folat selama kehamilan di Wilayah Puskesmas Lubuk Basung tahun 2020. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ternyata ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan konsumsi suplemen asam folat selama kehamilan. Merujuk hasil penelitian disarankan kepada petugas kesehatan agar lebih intensif dalam memberikan informasi pada ibu hamil tentang anemia misalnya dengan rutin melakukan penyuluhan pengetahuan dasar tentang anemia satu bulan sekali bagi ibu hamil dan diikuti dengan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil terutama makanan yang difortifikasi zat besi dan zat gizi lainnya dalam proses penyerapan zat besi.
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ZAITUN TERHADAP STRETCH MARK IBU POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KAMBAR RISHEL, RIKA ASTRIA; ZAYANI, NOFRI; MAIFITA, YESI
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 6 No. 1 (2025): AS-SHIHA VOLUME 6 NOMOR 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v6i1.128

Abstract

Stretch marks are a common health problem in postpartum mothers. Stretch marks can appear in the mother's stomach area due to hormonal changes and skin stretching due to the increasing pregnancy. Management of stretch marks with non-pharmacological measures can be done with natural ingredients such as using olive oil. Olive oil which is rich in antioxidants and vitamin E can reduce itching, heat, dryness, and irritation. The purpose of this study was to determine the effect of giving olive oil to reduce stretch marks in postpartum mothers in the Pauh Kambar Health Center Work Area. The type of research is quantitative with a pre-experimental design with a one group pretest posttest approach. The research was conducted at the Pauh Kambar Health Center on July 22 - August 22, 2024. The population in this study were 15 postpartum mothers. The research sample was 15 postpartum mothers with a total sampling technique. The research instrument was an observation sheet. Data analysis was carried out using a paired t-test at the α = 5% level. The results of the study found that most postpartum mothers experienced stretch marks striae 3, namely 7 people (46.7%) before being given olive oil. After being given olive oil, the stretch marks formed were many striae 2, there were 8 people (53.3%). Bivariate analysis with paired t-test showed a p-value = 0.000 <α = 0.05 which means that there is an effect of giving olive oil on stretch marks in postpartum mothers in the Pauh Kambar Health Center work area. In conclusion, giving olive oil has an effect on stretch marks experienced by mothers in postpartum mothers in the Pauh Kambar Health Center work area. Suggestions for health workers should increase the provision of counseling once a month to postpartum mothers regarding stretch marks so as to reduce the fear of pregnant women.
THE INFLUENCE OF HEALTH EDUCATION ABOUT GOOD AND CORRECT BREASTFEEDING TECHNIQUES ON THE KNOWLEDGE OF POSTPARTUM MOTHERS IN AISYIYAH PARIAMAN HOSPITAL ZANAH, MIFTAKHUL; RISHEL, RIKA ASTRIA; YUNTARISA, ATIKA PRADANA
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 6 No. 1 (2025): AS-SHIHA VOLUME 6 NOMOR 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v6i1.129

Abstract

Breast milk (ASI) is an ideal source of nutrition with a balanced composition and adjusted to the needs of infant growth. The implementation of proper and correct breastfeeding is still minimal in postpartum mothers. This study aims to determine the effect of health education on good and correct breastfeeding techniques on the knowledge of postpartum mothers at Aisyiyah Pariaman Hospital. The type of quantitative research with a quasi-experimental design approach to one group pretest and posttest. Samples were taken using purposive sampling technique with a total of 22 respondents. The analysis used was paired sample paired t-test at the α = 5% level. The results of the study showed that 12 (54.5%) postpartum mothers had a low level of knowledge before being given health education on good and correct breastfeeding techniques. The increase in knowledge of postpartum mothers became high, namely 21 people (95.5%) after being given health education on good and correct breastfeeding techniques. The results of the paired t-test showed that p-value = 0.000 <α = 0.05. It can be concluded that there is an influence of providing health education on good and correct breastfeeding techniques on the knowledge of postpartum mothers at Aisyiyah Pariaman Hospital. It is hoped that with this research, the Aisyiyah Pariaman Hospital institution can provide routine counseling to postpartum mothers on how to breastfeed properly.
PENGARUH AROMATERAPI PEPPERMINT TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PUSKESMAS PAUH KAMBAR PRASETYANINGSIH, PRASETYANINGSIH; SYAHRUL, SYAHRUL; RISHEL, RIKA ASTRIA; ARMALINI, RIKA; AMELIA, JIHAN
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v5i1.102

Abstract

The World Health Organization reported that the incidence of nausea and vomiting in women reached 12.5% ​​in the world with 0.3% in Sweden, 0.5% in California, 0.8% in Canada, 10.8% in China, 0.9% in Norway, 2.2% in Pakistan, 1.9% in Turkey, and in Indonesia reaching 50%-80%. Peppermint aromatherapy containing menthol (35-45%) and menthone (10%-30%) is useful as an antiemetic and antispasmodic on the lining of the stomach and intestines by inhibiting muscle contractions. The ability of peppermint leaves to reduce nausea and vomiting in pregnancy is thought to be related to the content of essential oils such as α-, β-pinenelimonene 1,8- cineole. This study aims to determine the effect of peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Pauh Kambar Health Center. This research method uses a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest design. The population of this study was 70 pregnant women in the first trimester. The number of samples taken was 15 people using purposive sampling technique. Data processing was done using Univariate and Bivariate using t-dependent analysis. The results of the study with the T test showed that there was an effect of peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Pauh Kambar Health Center (p-value = 0.000 <a = 0.05). It can be concluded that there is an effect of Peppermint Aromatherapy on Reducing Nausea and Vomiting in Pregnant Women in the First Trimester at the Pauh Kambar Health Center.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NARAS ZANAH, MIFTAKHUL; PRASETYANINGSIH, PRASETYANINGSIH; NISA, SETIA; RISHEL, RIKA ASTRIA
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v5i1.104

Abstract

The World Health Organization reported that the incidence of nausea and vomiting in women reached 12.5% ​​in the world with 0.3% in Sweden, 0.5% in California, 0.8% in Canada, 10.8% in China, 0.9% in Norway, 2.2% in Pakistan, 1.9% in Turkey, and in Indonesia reaching 50%-80%. Peppermint aromatherapy containing menthol (35-45%) and menthone (10%-30%) is useful as an antiemetic and antispasmodic on the lining of the stomach and intestines by inhibiting muscle contractions. The ability of peppermint leaves to reduce nausea and vomiting in pregnancy is thought to be related to the content of essential oils such as α-, β-pinenelimonene 1,8- cineole. This study aims to determine the effect of peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Pauh Kambar Health Center. This research method uses a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest design. The population of this study was 70 pregnant women in the first trimester. The number of samples taken was 15 people using purposive sampling technique. Data processing was done using Univariate and Bivariate using t-dependent analysis. The results of the study with the T test showed that there was an effect of peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Pauh Kambar Health Center (p-value = 0.000 <a = 0.05). It can be concluded that there is an effect of Peppermint Aromatherapy on Reducing Nausea and Vomiting in Pregnant Women in the First Trimester at the Pauh Kambar Health Center