Penelitian ini mengkaji kemampuan literasi numerasi berdasarkan gaya belajar pada siswa kelas VII di MTs Daarul Ulum Ampelgading. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif, dengan subjek awal penelitian sebanyak 31 siswa hingga subjek akhir yang terpilih sebanyak 6 siswa. Kemampuan numerasi siswa dapat diketahui dengan mengumpulkan data melalui lembar angket gaya belajar, tes kemampuan literasi, dan wawancara. Kemampuan numerasi dan numerasi dapat terlihat dari proses pengerjaan soal literasi dan numerasi yang telah disiapkan. Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dilakukan dalam analisis data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa yang memiliki gaya belajar visual yakni: kemampuan literasi 50 %, numerasi 0 % dan literasi numerasi 0 %. Siswa dengan gaya belajar visual mampu memahami soal tetapi tidak dengan penyelesaiannya. Sedangkan siswa yang memiliki gaya belajar auditorial yakni: kemampuan literasi 50 %, numerasi 50 % dan literasi numerasi 50 %. Siswa dengan gaya belajar tersebut mampu memahami soal beserta dengan penyelesaiannya. Sedangkan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik dapat memahami soal namun tidak beserta penyelesaiannya. Siswa dengan gaya belajar kinestetik yakni: Kemampuan literasi 50 %, numerasi 50 % dan literasi numerasi 0 %.
Copyrights © 2024