Peternakan ayam broiler potong merupakan salah satu sektor utama dalam industri Indonesia. Data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa peternakan ayam broiler berperan besar dalam produksi protein hewani, mencapai 71,35% dari total produksi daging di negara ini. Industri peternakan ini memiliki dampak yang signifikan terhadap ekonomi masyarakat. Karena itu, penentuan harga jual daging ayam broiler perlu mempertimbangkan keseimbangan keuntungan bagi penjual dan pembeli. Dalam konteks ini, keseimbangan merujuk pada optimalisasi nilai surplus yang diterima oleh konsumen dan produsen berdasarkan harga yang tepat. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui penerapan metode integral. Pendekatan integral dapat diterapkan untuk mencari persamaan fungsi total yang menggambarkan surplus produsen dan surplus konsumen dalam penjualan ayam boiler. Sebelumnya, langkah pertama adalah menemukan fungsi penawaran dan fungsi permintaan. Dengan demikian, akhirnya dapat dicapai suatu titik keseimbangan yang memaksimalkan kepuasan baik bagi konsumen maupun produsen. Namun, perlu diingat bahwa meskipun nilai surplus produsen dapat meningkat dengan lebih banyak kepuasan dari pihak produsen, jika permintaan rendah maka nilai surplus dapat menjadi negatif, tetapi permintaannya cenderung rendah akan membuat nilai surplus menjadi negatif.
Copyrights © 2023