Salah satu isu besar dalam filsafat adalah konsep jiwa. Dalam filsafat Islam, konsep tersebut dijelaskan melalui istilah al-nafs. Penelitian ini berfokus pada konsep jiwa yang digagas oleh salah satu filosof muslim terbesar era klasik yaitu Ibn Sina. Melalui teks nya berjudul Risālah fī Ma’rifat al-nafs al-Nāṭiqah wa Aḥwālihā (Risalah Tentang Jiwa Rasional Beserta Keadaan-Keadaannya) sebagai sumber primernya. Sedangkan sumber sekundernya adalah teks lain Ibn Sina yaitu al-nafs min Kitāb al-Shifā’, al-Najāh, dan Aḥwāl al-nafs sebagai perbandingan ide atas teks yang dikaji dan pendapat para intelektual sebagai argumen pendukung. Jenis penelitian ini adalah kualitatif melalui metode deskriptif-analitis disertai pendekatan filosofis. Temuan penelitian ini menunjukan terdapat dimensi imajinatif-etis dalam konsep jiwa Ibn Sina. Dimensi imajinatifnya terletak pada potensi kreatif jiwa yang termuat konsep al-wahm/al-mizāj al-insī (kegelisahan/suasana hati) yang berperan kuat dalam proses terjuwudnya spekulasi filosofis-mistik. Sementara dimensi etisnya terletak, dari ide tentang jiwa, dapat diwacanakan suatu cara hidup “yang baik” sebagai upaya untuk mencapai kebahagiaan esensial di kehidupan kelak.
Copyrights © 2024