Guru merupakan pendidik profesional yang mempunyai tugas pokok mendidik,mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dengan beban kerja yang begitu banyak, guru berpeluang megalami stress dalam pekerjaannya. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan upaya promotif dan preventif sebagai bentuk penanganan stres pada guru untuk menghindari terjadinya kejenuhan yaitu dengan melakukan deteksi dini stres dan melakukan manajemen stress. Manajemen stres lebih dari pada sekadar mengatasinya, yakni belajar menanggulanginya secara adaptif dan efektif. Hampir sama pentingnya untuk mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan dan apa yang harus dicoba. Stres tidak pernah dapat dihindari oleh setiap individu selama dalam kehidupannya sehingga setiap individu harus mampu mengenali penyebab stres dan cara-cara menguranginya. Beberapa cara dalam mengelola stress adalah pencegahan terhadap stres, strategi memecahkan stres, dan memperhatikan kesehatan pribadi secara intensif.
Copyrights © 2023