cover
Contact Name
Muhammad Idris Effendi
Contact Email
idriseffendy22@gmail.com
Phone
+6282234653188
Journal Mail Official
jurnalpendidikanprofesional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Danau Bratan C4 A 17-18, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang - 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Professional Education
  • jurnalpendidikanprofesional
  • Website
ISSN : 20899017     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Profesional adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada artikel-artikel di bidang ilmu pendidikan. dan dirancang sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian teori, serta pengembangan inovasi dalam pendidikan. Jurnal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Profesional menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi untuk berbagi hasil riset serta temuan inovatif di bidang pendidikan. Fokus dan Cakupan: 1. Pengembangan Materi Pembelajaran 2. Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Pendidikan 3. Pengembangan Profesi Guru 4. Aktivitas Pembelajaran 5. Kebijakan Pendidikan 6. Sarana dan Prasarana Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
GAYA DAN KREATIVITAS PEMIMPIN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI SMK Zaki, Achmad Fuad
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengambilan keputusan adalah suatu proses yang menghasilkan satu pilihan dari beberapa pilihan alternatif. Dalam suatu lembaga pendidikan atau sekolah menengah kejuruan (SMK) mengambil keputusan merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin. Setiap individu kepala sekolah akan menggunakan pendekatan dengan berbagai cara yang berbeda terhadap setiap permasalahan yang ada. Adapun gaya pengambilan keputusan yang lebih menunjukkan pada sikap dan tingkah laku yang ditunjukkan dalam menyelesaikan masalah. Dalam mengambil keputusan harus mengacu kepada kepentingan orang banyak sehingga setiap keputusan ataupun tindakan yang diambil harus memiliki konsekuensi bagi orang lain. Kreativitas memungkinkan pembuat keputusan untuk menilai dan memahami masalah dengan lebih mendalam, termasuk melihat masalah-masalah yang tidak bisa dilihat oleh individu lain.
PERAN SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP KINERJA GURU DAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Novitasari, Shinta Dewi
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi akademik pada hakikatnya merupakan pembinaan dan atau pengawasan yang dilakukan pimpinan terhadap bawahannya. Supervisi akademik merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kinerja dan kualitas guru dalam proses pembelajaran akan meningkat jika guru memiliki kompetensi yang memadai. Hasil yang maksimal akan tercapai dengan adanya kerjasama yang baik antar Kepala Sekolah dan guru yang disupervisi. Kepala Sekolah berdiskusi dengan guru mengenai masalah yang dihadapi guru pada proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Hal ini merupakan usaha untuk memperbaiki pengajaran, termasuk menstimulasi, menyeleksi pertumbuhan jabatan dan perkembangan guru serta merevisi tujuan-tujuan pembelajaran, bahan pengajaran, metode, evaluasi dan penilaian pengajaran.
MANAJEMEN STRES KERJA GURU TERHADAP BEBAN KERJATEACHER WORK STRESS MANAGEMENT ON WORKLOAD Anggraini, Erdita
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan pendidik profesional yang mempunyai tugas pokok mendidik,mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dengan beban kerja yang begitu banyak, guru berpeluang megalami stress dalam pekerjaannya. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan upaya promotif dan preventif sebagai bentuk penanganan stres pada guru untuk menghindari terjadinya kejenuhan yaitu dengan melakukan deteksi dini stres dan melakukan manajemen stress. Manajemen stres lebih dari pada sekadar mengatasinya, yakni belajar menanggulanginya secara adaptif dan efektif. Hampir sama pentingnya untuk mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan dan apa yang harus dicoba. Stres tidak pernah dapat dihindari oleh setiap individu selama dalam kehidupannya sehingga setiap individu harus mampu mengenali penyebab stres dan cara-cara menguranginya. Beberapa cara dalam mengelola stress adalah pencegahan terhadap stres, strategi memecahkan stres, dan memperhatikan kesehatan pribadi secara intensif.
GAYA KEPEMIMPINAN GURU DALAM PEMBELAJARAN INOVATIFGAME BASED LEARNING PADA MASA PEMULIHAN PASCAPANDEMI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Kurniawan, Ary Setya
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hakekat kepemimpinan di kelas adalah kemampuan untuk mempengaruhi dan menggerakkan siswa mencapai tujuan pembelajaran. Guru juga dapat menjadi seorang pemimpin pada pelaksanaan pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas. Guru dapat memimpin sesuai dengan fungsi kepemimpinan yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.  Seorang guru harus memahami gaya kepemimpinan yang baik, hal ini dikarenakan proses pembelajaran yang baik salah satunya ditentukan oleh gaya kepemimpinan yang identik dengan model kepemimpinan guru dalam proses pembelajaran. Terlebih pada masa transisi new normal yang merupakan adaptasi kebiasaan dari pandemi menuju kehidupan normal dengan mematuhi protokol kesehatan. Masa transisi ini membutuhkan solusi dari metode pembelajaran yang cepat dan tepat agar siswa dapat kembali menjalankan aktivitas sekolah secara tatap muka dengan penuh semangat serta menghilangkan kejenuhan selama daring. Dengan pembelajaran game based learning diharapkan mampu menjadikan pembelajaran di kelas lebih efektif dan bermakna
PENGELOLAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DALAM ORGANISASI BKK DI SMK ISLAM 1 BLITAR Effendi, Agustian Yohan
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktek kerja industri (prakerin) adalah kegiatan pendidikan di dalam mata pelajaran (kurikulier) yang dilakukan oleh siswa SMK untuk membantu pengembangan kompetensi yang dibutuhkan serta memenuhi tuntutan kurikulum sebagai penerapan kompetensi yang telah didapatkan guna peserta didik memperoleh pengalaman bekerja di industri yang sesuai dengan bidangnya. Kompetensi yang diharapkan dapat diperoleh siswa adalah keterampilan yang sesuai (hard skill) dan kompetensi sikap (soft skill) seperti Kerjasama dan motivasi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif diskriptif yang dilakukan di SMK Islam 1 Blitar meliputi pengumpulan data berupa wawancara dan instrument yang digunakan adalah check list. Data yang telah diperoleh tersebut akan dicari presentasinya. Untuk mengetahui system pengorganisasian, pelaksanaan perencanaan dari presentase hasil analisis kemudian diperlihatkan berupa penilaian pada rating scale. Untuk mengetahui system pelaksanaan dapat menggunakan cara yang sama. 
DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP KREATIVITAS MENGAJAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Royani, Fahim
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaikan harga minyak dunia sudah tidak bisa dibendung oleh pemerintah, sehingga mengakibatkan harga bahan bakar minyak naik sesuai perhitungan pemerintah. Dilain hal, terdapat seorang guru  yang berangkat bekerja untuk mendidik siswa. Guna menyiapkan masa depan yang cerah dan membangun negara indonesia. Kreativitas mengajar sebuah keharusan untuk perkembangan pendidikan didalam proses pembelajaran. Sekolah menengah  kejuraun merupakan sekolah yang menyiapkan siswa-siswa yang terampil dalam bidangnya dan siap untuk bekerja, melanjutkan, dan berwirausaha. Berdasarakan kajian dapat simpulkan bahawasannya dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap kreativitas mengajar SMK sangat berpengaruh. Karena kreativitas merupakan produk berpikir kreatif. Jika guru proses berpikir kreatif terganggu dengan masalah ekonomi maka proses berpikir kreatif akan terganggu, sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan tidak tercapai secara maksimal.
KORELASI PRESTASI BELAJAR MICRO TEACHING DAN MAGANG KEPENDIDIKAN TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UM ANGKATAN 2018 Pratama, Erick Yusuf Yulian
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui pengaruh micro teaching terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa prodi pendidikan teknik mesin angkatan 2018, mengetahui pengaruh magang kependidikan terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa prodi pendidikan teknik mesin angkatan 2018 dan mengetahui pengaruh micro teaching dan magang kependidikan terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa prodi pendidikan teknik mesin angkatan 2018. Diperoleh hasil penelitian: 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Micro Teaching terhadap Kesiapan Menjadi Guru dengan thitung  (4,959) > ttabel (1,667) dengan signifikansi 5%. 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Magang Kependidikan terhadap Kesiapan Menjadi Guru dengan nilai thitung (12,090) > ttabel=1,28758 dengan signifikansi 5%. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan micro teaching dan magang kependidikan secara bersama-sama terhadap kesiapan menjadi guru Fhitung (20,805) > Ftabel (3,13) dan signifikansi 5%.
PENURUNAN PRODUKTIVITAS GURU AKIBAT STRES DI SMKN 1 BLITAR DAN CARA MENGATASINYA Supriherti, Elis
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres  kerja  guru  merupakan  perasaan  tertekan  akibat    profesi  yang  dijalani  sebagai  seorang guru yang dimanifestasikan secara fisik dan psikis. Faktor penyebab stres merupakan variabel penting yang  perlu diteliti untuk menentukan intervensi yang tepat dalam mengatasinya. Pengukuran stres guru dilakukan dengan menggunakan kuesioner Teacher Stress Inventory  yang  dianalisis  menggunakan  analisis  deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran stres kerja guru di SMKN 1 Blitar, (2) Gambaran Produktivitas guru di SMKN 1 Blitar, dan (3) Pengaruh stres kerja terhadap produktivitas guru di SMKN 1 Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja guru di SMKN 1 Blitar dalam kategori cukup tinggi ditinjau dari kondisi kerja dan kondisi diluar dari pekerjaan yang menimbulkan stres. Untuk kategori produktivitas tergolong tinggi bila ditinjau dari pendidikan, keterampilan, sikap mental, gizi dan kesehatan, tingkat penghasilan, lingkungan kerja, manajemen dan prestasi serta  sarana produksi. Dari hasil penelitian juga menunjukkan pengaruh negatif stres kerja terhadap produktivitas guru di SMKN 1 Blitar 
KONFLIK DALAM ORGANISASI SEKOLAH Nugraheni , Dyan Arista
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu dimensi konflik adalah konflik pada organisasi. Sekolah menjadi satu organisasi pendidikan, di dalamnya berlangsung interaksi antara warga sekolah. kepala sekolah, staf, guru, pegawai, komite sekolah serta siswa melakukan rekanan sosial dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Pengembangan kepribadian anak untuk mencapai kedewasaan menjadi penekanan kegiatan sekolah. Munculnya perbedaan pandangan, kepentingan, tujuan, dan harapan-harapan dalam membentuk sekolah efektif yg diinginkan menjadi poros konflik yang menjadi tanggung jawab ketua sekolah dalam pemecahannya supaya sekolah menjadikan kualitas pendidikan diterima semua stakeholders pendidikan di setiap sekolah. Konflik pada sekolah terjadi karena himpunan sejumlah orang yang memiliki latar belakang pribadi dan social sebelumnya bergabung dalam organisasi sekolah. Sebagai organisasi pelatihan sumberdaya manusia, maka pemimpin sekolah harus terampil menata konflik Pemimpin sekolah yang terlatih dengan baik berusaha memakai konflik bentuk kognitif serta berusaha mempertahankan organisasi sekolah yang memungkinkan setiap elemen yang ada di dalamnya menyampaikan kontribusi bagi perbaikan sekolah secara terus menerus.
STRES KERJA PADA PEKERJA PEREMPUAN DI PROYEK BANGUNAN Putro, Maulana Nur Antoro
Journal of Professional Education Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin banyak terbukanya peluang kerja yang saat ini terjadi, tidak menutup kemungkinan masuknya wanita ke dalam dunia  kerja.  Dari  meningkatkanya  wanita  yang  terlibat  dalam  dunia kerja  sebagai  salah satu  prestasi  bagi  wanita tersebut,  ternyata  wanita bekerja  dikabarkan memiliki ancaman  cukup serius untuk  terkena stres  kerja.  Stres kerja memiliki beberapa dampak negatif, diantaranya dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan menurunkan produktivitas kerja. Latar belakang perempuan memilih pekerjaan buruh bangunan karena mudah dan tidak membutuhkan banyak   persyaratan seperti ijasah dan keterampilan khusus yang penting adalah kekuatan fisik karena pekerjaan buruh bangunan tergolong berat (kasar). Untuk bekerja menjadi buruh proyek sepenuhnya bertumpu pada kekuatan fisik. Hal ini merupakan suatu tantangan tersendiri dan harus dihadapi oleh buruh proyek perempuan yang nantinya akan menimbulkan stres dalam bekerja dan memilik tingkatan stres yang berbeda setiap individu. Faktor penunjang munculnya stres kerja pada bururh proyek perempuan antara lain tekanan atasan, beban kerja yang tinggi, kebisingan, kondisi cuaca yang tidak menentu.