Pengguna KRL di area Jabodetabek kian meningkat dari waktu ke waktu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang Kereta Api secara nasional mencapai 35,19 juta orang selama bulan Agustus 2022. Angka ini naik dibandingkan Agustus 2021 (33,79 juta penumpang) dan Agustus 2020 (29,58 juta penumpang). Hal itu terjadi seiring meningkatnya rasa nyaman dan keamanan yang dirasakan oleh penumpang. Bahkan pada rush hour (jam sibuk), KRL menjadi sarana transportasi yang banyak digunakan oleh warga area Jabodetabek untuk commuting ke tempat kerja. Meningkatnya jumlah penumpang dapat menyebabkan penumpukan penumpang yang memicu terjadinya stress lingkungan akibat kesesakan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara kesesakan dengan stress lingkungan pada para penumpang KRL area Jabodetabek. Hasil dari penelitian didapatkan nilai korelasi sebesar r = 0,768 (kategori kuat) dengan p = 0,000 (p < 0,05) maka diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan yang kuat antara kesesakan dengan stress lingkungan pada para penumpang KRL di area Jabodetabek. Nilai r positif menunjukkan terdapat hubungan searah antara kesesakan dengan stres lingkungan pada para penumpang KRL di area Jabodetabek, artinya semakin tinggi persepsi terhadap kesesakan maka semakin tinggi pula stress lingkungan yang dirasakan.
Copyrights © 2025