Pada dasarnya semua siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dalam matematika, namun permasalahannya adalah bagaimana kita mewujudkan kemampuan berpikir kritis dan pengembangan matematika, dan kemampuan berpikir kritis dalam matematika melalui pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kemampuan berpikir kritis matematis siswa dan aktivitasnya menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan eksperimen kelompok pre-test dan post-tests. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 7 Majalengka. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis matematis dan lembar observasi siswa untuk mengetahui aktivitas belajar siswa. Analisis data menggunakan SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Kemampuan berpikir kritis matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh positif. (2) Aktivitas siswa dianggap aktif ketika mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, PBL, Berpikir Kritis Matematis,
Copyrights © 2022