Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat penting di sekolah. Hal ini dikarenakan matematika berperan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Salah satu mata pelajaran matematika adalah koordinat kartesius. Dalam pembelajaran matematika, pemanfaatan media pembelajaran masih rendah dan sebagian siswa masih kesulitan dalam mengerjakan soal koordinat kartesius. Solusi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi siswa dan guru adalah dengan menggunakan aplikasi Scratch yang menampilkan gambar disertai penjelasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perancangan media pembelajaran Scratch dan juga mengetahui kemampuan siswa setelah menggunakan media Scratch tersebut. Model ADDIE memiliki lima tahapan yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek dalam penelitian ini adalah tujuh siswa Kelas VII di salah satu SMP Negeri di Bandung. Hasil validasi oleh validator ahli materi, validator ahli media, guru, validasi User Acceptance Testing (UAT) dan juga pengguna menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dibuat masuk dalam kategori layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Setelah siswa melakukan pembelajaran menggunakan media Scratch, diperoleh nilai rata-rata output siswa sebesar 81,14. Berdasarkan skor tersebut, terdapat 6 dari 7 siswa yang dinyatakan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, pada perhitungan ketuntasan klasikal diperoleh sebesar 85,7%, sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ini sangat efektif.
Copyrights © 2024