Tujuan dari penelitian ini adalah mengahsilkan modul dengan penggunaan bahasa lokal (Gayo) dalam penyajian dan penyelesaian masalah soal matematika, dan mengetahui hambatan mahasiswa saat menggunaan bahasa lokal (Gayo) dalam penyajian dan penyelesaian masalah soal Matematika. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods, Model penelitian ini menggunakan model Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan yang meliputi analisis, desai, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah Prodi PGMI tahun ajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu sebanyak 28 mahasiswa. Dari hasil penelitian diperoleh modul yang valid dengan rata-rata 0,78. Nilai kepraktisan kefektifan dari modul berdasarkan angket yang disebar adalah 3,8. Berdasarkan hasil yang didapat maka modul tersebut dapat digunakan untuk pembelajaran di kelas. Adapun hambatan nya adalah tidak semua materi dapat dirancang ke dalam bahasa Gayo, dan fasilitas media pembelajaran yang masih minim, sehingga perlu dilakukan pengadaan media oleh pihak kampus atau sekolah untuk menunjang kegiatan belajar.
Copyrights © 2024