Penelitian ini berangkat dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan hati, karena lebih banyak yang fokus pada kesehatan jasmani. Kecenderungan manusia untuk mengejar urusan duniawi sering membuat hati menjadi sakit, sehingga perlu segera diobati. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, seorang ulama yang ahli dalam berbagai bidang termasuk tasawuf, memberikan perhatian khusus pada penyakit hati dan pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Ibnu Qayyim tentang metode pendidikan hati dan urgensinya dalam pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan metode dokumentasi dan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pendidikan hati yang ditawarkan Ibnu Qayyim meliputi menjaga kekuatan mental dan menghindari hal-hal yang memperburuk penyakit hati. Beberapa cara yang disarankan antara lain: mentauhidkan Allah, membaca Al-Qur’an, berdoa, muhasabah, menjauhi maksiat, berdzikir, dan beristighfar. Pentingnya pendidikan hati dalam Islam sangat ditekankan, karena hati yang tidak sehat akan berdampak buruk pada perilaku seseorang. Oleh karena itu, menjaga keimanan menjadi kunci untuk mendapatkan hati yang sehat dan terlindung dari godaan setan
Copyrights © 2024