Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan formal serta untuk memahami bagaimana pendidikan formal dapat menjadi alat untuk mengubah status sosial pada masyarakat suku Bajo di Kabupaten Alor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek yang meliputi tokoh masyarakat, orang tua, dan anak usia sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukan beberapa temuan. Pertama, masyarakat Kampung Bajo secara umum mengakui pentingnya pendidikan formal sebagai fondasi untuk masa depan anak-anak mereka. Mereka percaya bahwa melalui pendidikan formal, anak-anak dapat menjadi individu yang cerdas, sukses, dan mampu membawa perubahan positif bagi komunitas mereka sendiri. Kedua, kesadaran akan pentingnya pendidikan formal sudah mulai tumbuh di Kampung Bajo, di mana masyarakat mulai mengutamakan pendidikan anak-anak mereka sebagai investasi untuk masa depan yang lebih baik. Ketiga, terdapat empat lembaga pendidikan formal di Kampung Bajo yang menyediakan pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. Lembaga-lembaga ini dianggap sebagai sarana terbaik untuk meningkatkan status sosial, meningkatkan ekonomi keluarga, dan membuka peluang kerja yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
Copyrights © 2024