Metode pengajaran merupakan cara mengelola interaksi antara guru dan peserta didiknya dalam mengkomunikasikan pengetahuan. Dengan adanya metode pengajaran para guru dapat membina peserta didik agar memiliki pengetahuan dan kualitas kepribadian yang diperlukan untuk menghadapi masalah dan tantangan perkembangan zaman. Namun pada kenyataanya masih terdapat beberapa guru yang belum mampu menerapkan metode pengajaran secara maksimal alasanya adalah adanya pandemi dan tatanan kegiatan pembelajaran yang berubah yang seharusnya dilingkungan sekolah secara tatap muka harus berubah dengan belajar dan mengajar dari rumah secara online. Yesus Kristus memberikan teladan dan contoh pengajaran yang baik di Lukas Pasal 7-10, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat, dan dimensi yang dominan dalam menentukan terimplementasikannya metode pengajaran Yesus Kristus berdasarkan Lukas Pasal 7-10 bagi guru di SMP BOPKRI 5 Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data diperoleh dari observasi dan kuisioner yang dibagikan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat terimplementasikannya metode pengajaran Yesus Kristus berdasarkan Lukas pasal 7-10 bagi guru di SMP BOPKRI 5 Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022 ada pada Kategori sedang, dan Dimensi yang lebih dominan menentukan terimplementasikannya metode pengajaran Yesus Kristus berdasarkan Lukas pasal 7-10 bagi guru di SMP BOPKRI 5 Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022 adalah metode demonstrasi.
Copyrights © 2022