Kurangnya komitmen organisasi sering terjadi dikalangan mahasiswa yang menjadi pengurus organisasi, mereka masih kurang mampu dalam menetapkan aturan bagi diri sendiri. Hal tersebut terkait dengan bagaimana seseorang menilai dan memaknai setiap tindakan atau yang biasa disebut sebagai kecerdasan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kecerdasan spiritual dengan komitmen organisasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 919 orang, dengan sampel 92 orang pengurus UKK dan UKM periode 2017/2018 di UIN Antasari Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan jenis sampel random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala komitmen organisasi dan kecerdasan spiritual model likert dan analisis menggunakan korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS 21.0. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahawa tingkat komitmen organisasi dan kecerdasan spiritual mahasiswa tergolong sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel (p = 0,002, p < 0,05). Semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin tinggi pula komitmen organisasi mahasiswa dan sebaliknya, semakin rendah kecerdasan spiritual maka semakin rendah pula komitmen organisasi mahasiswa.
Copyrights © 2019