Pembelajaran sains melatih kemampuan anak untuk mengenal berbagai gejala benda dan gejala peristiwa. Anak dilatih untuk melihat, meraba, membau, merasakan, mendengar dan mengecap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi pembelajaran sains untuk anak usia dini. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, diama seluruh data diambil melalui penelitian terdahulu berupa jurnal dan buku. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Semakin banyak keterlibatan indra dalam belajar, anak semakin memahami apa yang dipelajari. Pembelajaran sains untuk anak usia dini dapat mengembangkan berbagai keterampilan seperti keterampilan sosial emosional, keterampilan proses ilmiah dan keterampilan mengelompokkan atau klasifikasi, membantu anak menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari, melatih keuletan dan ketelitian, membangun kemampuan berfikir dan memicu kreativitas. tentunya pembelajaran sains untuk anak dilakukan menggunakan strategi dalam menyampaikan materi ajar kepada peserta didik, beragam strategi digunakan yang disesuaikan dengan kebutuhan atau disesuaikan dengan materi pembelajaran.
Copyrights © 2025