Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan mahasiswa terhadap isu LGBTQ dari perspektif Agama dan psikologis serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pandangan mereka terhadap isu tersebut. Penelitian ini mengungkap pengaruh norma budaya, agama, empati, dan pendidikan dalam membentuk pandangan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif berupa wawancara mendalam dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan negatif atau penolakan terhadap komunitas LGBTQ. Faktor , seperti norma agama dan budaya, sangat memengaruhi sikap dari tanggapan mahasiswa ini, di mana mahasiswa yang berasal dari latar belakang konservatif lebih cenderung menentang keberadaan LGBTQ. Pandangan ini sering kali didorong oleh nilai-nilai tradisional yang diajarkan sejak kecil dan pengaruh keluarga atau komunitas. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan mahasiswa terhadap isu LGBTQ sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan pengalaman pribadi mereka. Beberapa mahasiswa menganggap bahwa orientasi seksual dan identitas gender yang tidak sesuai dengan norma heteroseksual adalah sesuatu yang tidak dapat diterima dalam masyarakat, mereka mengatakan bahwa perbedaan bisa diterima tapi tidak dengan penyimpangan
Copyrights © 2024