Presiden pertama Republik Indonesia mengatakan bahwa, “bangsa Indonesia harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter, karena dengan pembangunan karakter akan membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju dan jaya, serta bermartabat”. Dengan demikian pendidikan karakter yang diterapkan dan dijalankan bertujuan untuk membentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, serta berjiwa patriotik. Pendidikan karakter dapat dijadikan obat untuk mengatasi masalah sosial yang berkembang dewasa ini. Nilai-nilai etis yang terkandung dalam kearifan lokal pada prosesi Upacara Sadaranan Hutan Adat Wonosadi di Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan nilai kekeluargaan, gotong royong, persatuan dan kesatuan merupakan salah satu bentuk karakter untuk hidup bersama dalam bingkai keberagaman yang ada Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini ialah kajian pustaka. Diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal tersebut dapat menjadi salah satu bahan pembelajaran pendidikan karakter khususnya dalam membangun persatuan dan menjaga persatuaan negara republik Indonesia kedepannya.
Copyrights © 2020