cover
Contact Name
Ana Ratnasari
Contact Email
umbogorraya@gmail.com
Phone
+6285782230332
Journal Mail Official
umbogorraya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Leuwiliang No.106, Leuwimekar, Kec. Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16640
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings
ISSN : 2808800X     EISSN : -     DOI : -
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings merupakan kumpulan artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh STKIP Muhammadiyah Bogor. Topik artikel yang dimuat yaitu: (a). Pendidikan, (b). Pendidikan Bahasa, (c). Sosial dan Humaniora, (d). Bidang relevan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
DAMPAK PORNOGRAFI TERHADAP PERKEMBANGAN PERILAKU ANAK Abdul Kadir
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan alat teknologi yang tidak bijak dapat memberikan dampak burukterhadap perkembangan anak. Mudahnya mengakses situs-situs pornografi di eramodern saat ini, memungkinkan sebuah bencana yang sedang melanda para generasiyang akan datang terutama pada anak yang pada awalnya hanya iseng, penasaran,membuka dan pada akhirnya kecanduan. Dan Pornografi sangat merusak padaperkembangan serta perilaku anak. Tentu peran orang tua yang harus lebih utamadalam proses perkembangan setiap individu agar mampu mengarahkan anak menjaditumbuh kembang yang baik yaitu membangun komunikasi, pendekatan yang baik danmemberikan penjelasan dari setiap fungsi seksualitanya agar anak mampu memahamidari setiap perkembangan yang ada di dalam diri anak. Tulisan ini bertujuanmemberikan eduakasi dan pemahaman kepada anak terhadap bahaya pornografi sertakesadaran peran orang tua dalam pendidik anak agar tidak terjadi penyimpangan danperilaku buruk dalam proses perkembangan anak. Metode yang digunakan dalamtulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi kepustakaan.
HYPERREALITIES IN POPULAR WORLD FILMS : HIPEREALITAS DALAM FILM-FILM POPULER DUNIA Cut Novita Srikandi
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena hiperealitas telah melingkupi hampir seluruh masyarakat pascamodern dewasa ini. Hiperealitas terjadi ketika realitas bukan lagi merupakan kenyataan yang terjadi di lapangan, melainkan merupakan sesuatu yang dibuat atau simulasi dari fakta yang ada. Fenomena hiperealitas yang sangat dekat dengan masyarakat dapat dilihat dalam berbagai tontonan, salah satunya film-film populer. Film – film populer yang mengandung realitas berlebihan merupakan tontonan yang paling dinantikan oleh sebahagian besar masyarakat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana hiperealitas diwujudkan di dalam filmfilm populer dunia. Konsep mengenai hiperealitas dalam perspektif pascamodernisme dari Jean Baudrillard akan dipakai dalam untuk menjawab persoalan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat postmodern juga lebih menyukai film-film yang berbau hiperealitas dan mengacuhkan nilai-nilai realitas sosial di masyarakat. Hal ini dibuktikan karena banyaknya film-film yang berbau hiperealitas sukses meraih berbagai macam penghargaan dan menjadi ikon perfilman dunia sebagai film terlaris sepanjang masa.
RISET OTAK DITINJAU BERDASARKAN EXTENDED LEVEL ++ PADA PEMBELAJARAN ILMU KOMPUTER Diah Selviani, dkk
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to generate descriptions about brain research based on Extended Level ++ on the subject of Computer Science toward the students of Engineering and Computer Science Education of Dehasen University using the basic of Microsoft Word. The test instrument was about to find out student's ability using brain research. The steps were such as: the preparation of the research permit, the implementation of the test, correcting and analyzing the test results, and grouping the students into the levels of the Extended Level Triad ++ based on the test results. The subjects of this research were the students of Engineering and Computer Science Education of Dehasen University academic year 2016/2017 with total of 18 students. Based on the result of the research, it was conluded that: there was no student in PreLevel 0 (Pre-Intra); there was no student for Intra Level (Level 0); there was no student for semi intra level (level 1); there were 2 students for Inter Level (Level 2) i.e. PR and WN or it can also be said that the students were in low level; there were 3 students for Semi-trans level (level 3) i.e. SM, GM and NY or medium level; there were 10 students for level Trans (Level 4) which were DT, AH, MI, JA, SM, SD, EJ, AN, DS, JF or high level; and for the extended trans level (Level 5) there were 3 students i.e. SP, SS, MU or those who have the highest abilities.
PENANAMAN KARAKTER TOLERANSI DAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DALAM MENGAHADAPI KERAGAMAN BUDAYA, RAS, DAN AGAMA Dian Nastiti
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya konflik SARA yang terjadi di Indonesia saat ini menjadi perhatian pada pendidikan di Indonesia. Lemahnya konsep tentang keragaman budaya, ras, dan agama menjadi penyebab terjadinya konflik di Indonesia. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik di Indonesia akibat keberagaman yang ada adalah dengan cara pendidikan multikultural di sekolah dan penanaman karakter toleransi. Nilai karakter toleransi merupakan sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. Selain penanaman karakter toleransi, upaya yang bisa dilakukan oleh guru dalam mencegah terjadinya konflik adalah dengan pendidikan multikultural. Pendidikan multikultural adalah pendidikan yang menghargai, mengakui, menilai, mengetahui, menghormati, dan toleransi tentang keberagaman. Pendidikan multikultural dan penanaman karakter toleransi dapat dijadikan cara yang strategis dalam mengembangkan rasa toleransi terhadap keberagaman. Tujuan artikel ini, mendeskripsikan penanaman karakter toleransi dan pendidikan multikultural di sekolah dalam mengahadapi keragaman budaya, ras, agama dan bahasa.
PENGEMBANGAN MODUL PADA PERKULIAHAN MODEL PEMBELAJARAN IPA DI SD DENGAN PENDEKATAN TAOMA (THE ACT OF MASTERY AND APPLICATION) Helmi; Afrida Sesrita
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini adalah pengembangan modul sebagai bahan ajar perkuliahan. Tahapan Pengembangan modul ini mengadopsi model 4D dengan empat tahapan yaitu Define, Design, Develop dan Disseminate. Pengembangan modul perkuliahan ini bertujuan untuk meghasilkan produk berupa modul perkuliahan yang dipadukan dengan pendekatan taoma (the act of mastery and application) atau kegiatan menguasai dan mengaplikasikan. Diharapkan dengan penguasaan materi dan pengaplikasian yang tepat, maka mahasiswa akan dapat dengan mudah menjadi ahli dalam hal penggunaan model pembelajaran IPA. tahapan yang dilakukan dalam pengembangan ini hanya sampai pada tahap develop dan tidak sampai pada tahapan terakhir yaitu diseminate. untuk melihat kelayakan modul yang dikembangkan, dilakukan validasi oleh para ahli dibidang konten/isi, bahasa, penyajian modul/buku ajar. modul yang disusun, kemudian di ujicoba kepada mahasiswa dijurusan PGSD Universitas Djuanda bogor (N=25) yang kemudian mendapat hasil yang positif. Berdasarkan data yang dihasilkan tersebut, maka disimpulkan bahwa modul perkuliahan model pembelajaran IPA di SD yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan.
PENGUATAN SEMANGAT NASIONALISME DI DAERAH PERBATASAN MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Makarius Erwin Bria
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang beberapa wilayah negaranya berbatasan langsung dengan 10 negara tetangga sehingga warga negara dituntut untuk memiliki loyalitas demi menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia. Di tengah semaraknya perkembangan teknologi yang terus bergerak maju sangat dikawatirkan akan timbulnya kecenderungan yang bisa memudarkan semangat nasionalisme terutama di daerah perbatasan yang notabene memiliki potensi untuk berinterakasi langsung dengan negara tetangga. Agar penguatan semangat nasionalisme dapat tercapai, perlu dikembangkan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan sikap nasionalis peserta didik. Salah satu upaya yang digunakan untuk menguatkan semangat nasionalisme adalah melalui mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan berbasis kearifan lokal. Ini bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang mampu berpikir kritis, berpartisipasi aktif, bertindak secara cerdas, dan bertanggung jawab dengan mengintegrasikan nilainilai positif yang ada disekitar guna membendung pengaruh negatif yang dapat melunturkan semangat nasionalisme. Nilai-nilai kearifan lokal memiliki peran penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Metode penulisan makalah ini menggunakkan metode library research dengan didukung oleh hasil penelitian yang relevan
PENERAPAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI MATA PELAJARAN PPKn Miko Nugroho
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara multikultural terbesar di dunia membutuhkan upayaupaya kongkrit dalam menjaga keberagaman tersebut. Upaya kongkrit tersebut bisa dilakukan dalam dunia pendidikan formal. Pendidikan sebagai salah satu kekuatan pembangun peradaban negara banga (nation-state) memiliki peran strategis dalam menjaga kemejemukan suatu negara, kenyataan ini menunjukkan bahwa pendidikan multikultural sangat di butuhkan oleh Indonesia yang memiliki keberagaman agama, etnis, suku, budaya, adat dan lain sebagainya. PPKn sebagai salah satu mata pelajaran wajib diberbagai jenjang pendidikan di indonesia memiliki posisi strategis dalam memberikan pendidikan kewarganegaran multikultural di ruang persekolahan. Multikultural dalam materi PPKn sudah seharusnya menjadi salah satu materi penting dalam pendidikan kewarganegaraan di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. Dalam melaksankan pendidikan multikulturalisme melalui PPKn tentu membutuhkan pendekatan pembelajaran yang baik sehingga mudah dipahami dan diimplementasikan oleh peserta didik.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MENYIKAPI KEBERAGAMAN DI SEKOLAH INKLUSI Primandha Sukma Nur Wardhani
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Inklusi merupakan sekolah regular (biasa) yang menerima anak berkebutuhan khusus dan menyediakan sistem layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak tanpa kebutuhan khusus (ATBK) dan anak berkebutuhan khusus melalui adaptasi kurikulum, pembelajaran, penilaian, dan sarana prasarananya. Sekolah inklusi memiliki siswa heterogen dengan menempatkan siswa berkebutuhan khusus dengan siswa normal dalam satu lingkungan. Heterogenitas dalam sekolah inklusi terdiri dari perbedaan ras, suku, agama, bahasa, bahasa, kondisi fisik dan mental. Kondisi tersebut menjadikan toleransi penting ditanamkan di sekolah inklusi untuk menanamkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan antarsiswa. Salah satu alternatif untuk menjembatani permasalahan tersebut adalah melalui pembelajaran berbasis multikultural. Di Indonesia, pendidikan multikultural terintegrasi dalam mata pelajaran lain terutama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Tujuan artikel ini, mendeskripsikan implementasi pendidikan multikultural dalam menyikapi keberagaman di sekolah inklusi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka.
SINERGI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL SADRANAN HUTAN ADAT WONOSADI GUNA MEMPERKUAT SEMANGAT PERSATUAN Rahmat Wijayanto. J
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Presiden pertama Republik Indonesia mengatakan bahwa, “bangsa Indonesia harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter, karena dengan pembangunan karakter akan membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju dan jaya, serta bermartabat”. Dengan demikian pendidikan karakter yang diterapkan dan dijalankan bertujuan untuk membentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, serta berjiwa patriotik. Pendidikan karakter dapat dijadikan obat untuk mengatasi masalah sosial yang berkembang dewasa ini. Nilai-nilai etis yang terkandung dalam kearifan lokal pada prosesi Upacara Sadaranan Hutan Adat Wonosadi di Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan nilai kekeluargaan, gotong royong, persatuan dan kesatuan merupakan salah satu bentuk karakter untuk hidup bersama dalam bingkai keberagaman yang ada Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini ialah kajian pustaka. Diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal tersebut dapat menjadi salah satu bahan pembelajaran pendidikan karakter khususnya dalam membangun persatuan dan menjaga persatuaan negara republik Indonesia kedepannya.
ANALISIS SITUASI PEMBELAJARAN MUSIK DI SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KABUPATEN SUMEDANG JAWA BARAT Rony Hidayat Sutisna, dkk
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 1 No. 1 (2020): SEMNASLIT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR 2020
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kondisi objektif proses pembelajaran musik di tingkat Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Sumedang. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan permasalahan yang terjadi pada proses pembelajaran musik di Sekolah Dasar khususnya yang ada di Kabupaten Sumedang adalah kesulitan yang dialami oleh guru ketika mengajarkan musik. Hal ini terjadi karena guru yang ada sebagian besar bukan lulusan kesenian, sehingga guru tidak paham dengan materi yang harus diajarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode studi kasus terhadap proses pembelajaran musik di tingkatan Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Sumedang. Data ini diperoleh dari hasil observasi dan wawancara kepada Ketua KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) di tiap kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Sumedang. Data pendukung lainnya didapatkan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dokumen yang berisi data guru SD keseluruhan yang berada di Kabupaten Sumedang, baik negeri maupun swasta. Selanjutnya, data ini dianalisis untuk mengetahui jumlah guru seni yang mempunyai latar belakang dari sekolah atau institusi seni (lulusan seni), dan bagaimana kondisi sebenarnya mengenai pembelajaran seni musik yang dilaksanakan di SD-SD yang ada.

Page 1 of 3 | Total Record : 25