Gangguan reproduksi banyak terjadi pada remaja putri yang disebabkan oleh menarche dini. Menarche dini adalah menstruasi pertama yang dialami seorang perempuan pada usia di bawah 12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi makanan cepat saji, aktivitas fisik, paparan media massa dan kejadian menarche dini pada siswi kelas VII SMP. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Mataram. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan besar sampel 157 responden. Kriteria inklusi dari sampelnya yaitu siswi kelas VII SMP Negeri 2 Mataram, siswi yang sudah mengalami menarche dan siswi yang menandatangani lembar informed consent. Data dianalisis menggunakan chi-square dengan p-value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 12 tahun (65,6%), menarche dini (63,7%), jarang konsumsi makanan cepat saji (52,2%), aktivitas fisik ringan (53,5%), dan tidak terpapar media massa (66,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan menarche dini (p=0,000), aktivitas fisik dengan menarche dini (p=0,001), dan paparan media massa dengan menarche dini (p=0,000) pada siswi kelas VII SMP Negeri 2 Mataram. Frekuensi konsumsi makanan cepat saji, aktivitas fisik dan paparan media massa memiliki hubungan dengan menarche dini pada siswi kelas VII SMP Negeri 2 Mataram.
Copyrights © 2025