Penelitian ini bertujuan membahas tentang Pengaruh pengungkapan modal intelektual, dewan komisaris independen, dewan direksi, pengungkapan manajemen risiko perusahaan, dan audit komite diuji terhadap nilai perusahaan yang diproksi menggunakan nilai buku dalam penelitian ini. Perusahaan-perusahaan di sektor properti, real estat, dan konstruksi bangunan diuji untuk 2019-2021. Sampel penelitian ini sebanyak 50 perusahaan dengan 150 observasi. Data tersebut diambil dari Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data yang digunakan adalah model regresi berganda. Berdasarkan hipotesis bahwa pengungkapan modal intelektual, komisaris independen, pengungkapan manajemen risiko perusahaan, dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan direksi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2023