Penelitian ini membahas peran media komunikasi dalam meningkatkan akomodasi budaya di kalangan mahasiswa perantauan, dengan fokus pada program penyiaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi bagaimana media penyiaran Islam membantu mahasiswa memahami dan menyesuaikan diri dengan budaya baru. Melalui analisis konten dan wawancara, ditemukan bahwa program ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menciptakan ruang bagi interaksi antarbudaya. Hasil menunjukkan bahwa media komunikasi berfungsi sebagai jembatan yang memperkuat nilai-nilai budaya, memperkuat identitas, dan memfasilitasi adaptasi mahasiswa perantauan di lingkungan yang beragam.
Copyrights © 2024