Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep pendidikan multikultural dalam perspektif pendidikan global. Pendidikan multikultural merupakan pendekatan yang menekankan penghargaan terhadap keberagaman budaya, etnis, agama, dan bahasa dalam proses pendidikan. Namun, dalam konteks globalisasi, konsep ini mengalami tantangan dan perkembangan yang memerlukan pemaknaan ulang agar tetap relevan dengan dinamika sosial, politik, dan ekonomi dunia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, mengkaji berbagai teori pendidikan multikultural serta implikasinya dalam sistem pendidikan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural tidak hanya berperan dalam membangun toleransi dan inklusivitas, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk warga dunia yang berpikiran terbuka dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Oleh karena itu, rekonstruksi pendidikan multikultural perlu memperhitungkan aspek globalisasi, teknologi, serta kebijakan pendidikan internasional agar dapat diimplementasikan secara efektif dalam berbagai sistem pendidikan di dunia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum dan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap keberagaman dan tantangan global.
Copyrights © 2024