Penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi siswa tunanetra dalam memahami konsep matematika yang bersifat abstrak. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perilaku belajar siswa tunanetra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data menggunakan pendekatan Miles dan Huberman, observasi, wawancara, dan analisis hasil jawaban siswa di SLBN Cendono. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri dari dua siswa tunanetra di SLB N Cendono. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam perilaku belajar siswa tunanetra. Siswa yang memiliki motivasi tinggi lebih aktif dalam diskusi kelas dan mampu memahami konsep dengan lebih baik, sementara siswa dengan motivasi rendah memerlukan dorongan tambahan untuk terlibat dalam pembelajaran.
Copyrights © 2025