Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan tingkat VO2Max pada siswa jalur prestasi olahraga SMA Negeri 6 Kota Kediri. Pengaruh lemak dalam tubuh yang berlebihan dapat menyebabkan fungsi kerja otot semakin berat dalam pengambilan oksigen. Berdasarkan penjelasan tersebut maka peningkatan (IMT) akan menyebabkan penurunan VO2Max. Banyak orang yang mengeluhkan atau mempertanyakan komposisi tubuhnya atau bentuk tubuhnya normal atau tidak, semuanya dapat dikatakan normal atau tidaknya dengan cara melakukan pengukuran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Penelitian korelasional yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kedua atau beberapa variabel. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X dan kelas XI jalur prestasi olahraga SMA Negeri 6 Kediri yang berjumlah 50 siswa. Adapun kriterianya sampel dalam penelitian ini yaitu, siswa jalur prestasi olahraga SMA Negeri 6 Kota Kediri kelas X dan XI, sehat jasmani dan tidak dalam kondisi cedera, tidak dalam keadaan sakit saat pengambilan data, hadir pada saat pengambilan data. Berdasarkan hal tersebut yang memenuhi berjumlah 33 siswa, yang terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh Terhadap VO2Max pada mahasiswa jalur prestasi olahraga di SMAN 6 Kota Kediri. Dari hasil koefisien korelasi tersebut diketahui jenis korelasi yaitu negatif, yang berarti hubungan berbanding terbalik. Jadi dapat disimpulkan jika IMT mengalami peningkatan, maka VO2MAX akan mengalami penurunan, begitu pula sebaliknya. Karena peningkatan IMT akan diikuti dengan pengaruh lemak tubuh terhadap fungsi kardiorespirasi. Jumlah lemak tubuh yang berlebihan menimbulkan beban pada saat pengambilan oksigen Sehingga secara tidak langsung kadar lemak yang tinggi akan menurunkan nilai VO2Max seseorang.
Copyrights © 2025