Stunting adalah kondisi serius yang ditandai dengan gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis. Kondisi ini dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan dan perkembangan kognitif mereka. Salah satu indikator penting dalam pencegahan stunting adalah pemberian ASI eksklusif kepada bayi di bawah usia 6 bulan, mengapa demikian, karena ASI mengandung nutrisi esensial yang mendukung pertumbuhan optimal. Melalui pendekatan threshold dan teknik visualisasi data, Analisis dilakukan untuk mengevaluasi distribusi jumlah bayi yang mendapatkan ASI eksklusif dan hubungannya dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan ibu dan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren signifikan dalam pemberian ASI eksklusif, serta perlunya kebijakan yang lebih terfokus pada peningkatan kesadaran akan pentingnya ASI di kecamatan dengan tingkat kesadaran yang rendah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk merumuskan intervensi yang lebih efektif dalam menangani masalah stunting, sehingga setiap anak dapat memperoleh gizi yang cukup dan tumbuh dengan baik, serta meningkatkan kualitas kesehatan anak di daerah tersebut.
Copyrights © 2024