Pada tahun 2021 tercatat di Badan Pusat statistik provinsi sulawesi tenggara tercatat sebanyak 824 kasus. Meningkatnya kasus setiap tahunnya menjadikan penyakit DBD ini masuk kategori KLB. Saat ini masyarakat kecamatan Tanggetada belum mempunyai model Artificial Intelegence (AI) berbasis CaSe Based Reasoning (CBR) untuk mendapatkan informasi terkait deteksi dini penyakit DBD, sehingga model ini dianggap perlu untuk dikembangkan agar dapat membantu memberikan informasi sejak dini kepada masyarakat tentang penyakit DBD. Metode yang digunakan untuk mendeteksi penyakit DBD yaitu Nearest Neighbor serta Teknik pengembangan sistem yang digunakan yaitu waterfall. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem berbasis AI dengan metode CBR yang mampu mendiagnosis gejala dini penyakit demam berdarah dengan hasil pengujian blackbox yang menunjukkan sistem dinyatakan valid dan terbebas dari kesalahan fungsional sistem, serta menghasilkan pengujian akurasi sistem sebesar 90%.
Copyrights © 2025