Penelitian ini mengevaluasi tingkat Walkability jalur pejalan kaki di Jalan Sam Ratulangi Kota Bitung menggunakan metode Pedoman Penentuan Indeks Kelayakan Berjalan (PPIKB) dan Importance Performance Analysis (IPA). Metode penelitian mencakup pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui survei terhadap 455 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Evaluasi mencakup tujuh parameter, yaitu kualitas jalur, fasilitas pendukung, infrastruktur disabilitas, penghalang, penyeberangan, konflik moda, dan keamanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa lima parameter memiliki kategori "Sangat Baik," satu parameter "Baik," dan satu parameter "Cukup Baik." Rata-rata tingkat pelayanan jalur pejalan kaki mencapai kategori A menurut HCM 2000, menunjukkan kelancaran arus pejalan kaki dengan kecepatan rata-rata 58,984 m/menit dan kepadatan 2,406 orang/m². Analisis IPA mengidentifikasi beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti ketersediaan fasilitas pendukung dan penyeberangan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan fasilitas pejalan kaki guna mendukung kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi transportasi ramah lingkungan. Untuk meningkatkan Walkability, direkomendasikan penambahan kanopi, penerangan, tempat duduk, dan pelandaian pada zona penyeberangan. Pemantauan dan evaluasi berkala juga disarankan guna memastikan peningkatan kualitas layanan jalur pejalan kaki dan memenuhi kebutuhan pengguna. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan infrastruktur perkotaan yang lebih ramah pejalan kaki di Kota Bitung.
Copyrights © 2025