Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara etis-teologis Peran Pelayan Khusus terhadap Orang Dengan Gangguan Kejiwaan di Jemaat GMIM Getsemani Lansot. Dalam konteks ini, pendekatan etis-teologis digunakan untuk memahami bagaimana peran pelayan khusus dalam menghadapi dan membantu individu dengan gangguan kejiwaan, sesuai dengan prinsip-prinsip moral dan nilai-nilai spiritual yang mendasari ajaran agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pelayan khusus terhadap Orang dengan gangguan kejiwaan di Jemaat GMIM Getsemani Lansot sangat penting dan beragam. Mereka tidak hanya memberikan dukungan secara emosional dan spiritual, tetapi juga memberikan bimbingan dan pelayanan praktis sesuai dengan kebutuhan individu. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam peran pelayan khusus, termasuk stigma dalam masyarakat terhadap gangguan jiwa, kurangnya pengetahuan tentang orang dengan gangguan jiwa, serta keterbatasan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, disarankan agar pendekatan yang holistik dan terpadu dalam pelayanan orang dengan gangguan kejiwaan terus dikembangkan, dengan melibatkan setiap komponen dalam pelayanan gereja, lembaga kesehatan mental, dan pihak yang terkait.
Copyrights © 2023