Permasalahan dalam penelitian ini adalah di SDN 02 Karanganyar masih terdapat peserta didik yang be-lum lancer membac. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketersediaan pojok baca yang berdampak pada minat baca siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasi budaya literasi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah ,etode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Gerakan Literasi Sekolah GLS melalui pojok baca di SDN 02 Karanganyar telah sampai tahap pembiasaan. Tahap pembiasaan dilakukan dengan kegiatan membaca sebelum pembelajaran dimulai. Hasil program ini menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan literasi siswa literasi siswa secara signifikan di SDN 02 Karanganyar. Setelah melalui proses renovasi dan pengembangan pojok baca menjadi lebih menarik dan nyaman bagi siswa, dan juga mengembangkan minat baca dan keterampilan membaca terhadap siswa. Dengan adanya program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), diharapkan literasi siswa di sekolah dasar dapat meningkat secara signifikan, dan memberikan dampak positif dalam perkembangan dalam minat baca terhadap siswa SDN 02 Karanganyar.
Copyrights © 2023