Bullying atau perundungan adalah masalah serius yang dapat menimbulkan dampak negatif pada perkembangan psikologis, emosional, dan akademik anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sosialisasi gerakan anti bullying dalam meningkatkan kesadaran anak-anak di SDN Umbul 1 Kabupaten Lumajang. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang perundungan dan membekali mereka dengan keterampilan untuk mencegah dan menghadapi perundungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan objek penelitian siswa-siswi SDN Umbul 1 Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi yang dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2024, serta wawancara dengan salah satu staf sekolah, Pak Nova. Data sekunder diperoleh melalui jurnal, artikel, dan buku yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi gerakan anti bullying berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya dan dampak perundungan. Siswa dapat mengenali berbagai bentuk perundungan, memahami langkah-langkah yang harus diambil ketika mengalami atau menyaksikan perundungan, dan menunjukkan sikap empati serta dukungan terhadap teman-teman mereka. Aktivitas interaktif seperti ice breaking dan "Tepuk Anti Bully" juga membantu menciptakan suasana yang menyenangkan dan mempermudah penyampaian pesan.
Copyrights © 2024