Yeremia 18:1-17 berisi tentang Yeremia yang dipersiapkan Allah untuk menyampaikan Firman kepada umat-Nya yaitu dengan pergi ke rumah tukang periuk untuk melihat kerja dari tukang periuk sebagai gambaran kedaulatan Allah di tengah-tengah kehidupan umat-Nya. Karya ilmiah ini dikaji menggunakan kajian Hermeneutik Kritik Historis yang bertujuan untuk menggali maksud dan makna yang terkandung dalam teks dan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengetahui makna teks ini dalam kaitannya dengan kehidupan pemuda. Penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan pemuda belum sepenuhnya menyerahkan diri mereka untuk dibentuk oleh Allah, karena itu sangat perlu upaya untuk membentuk mereka menjadi anak-anak Tuhan yang setia melakukan kehendak Tuhan.
Copyrights © 2024