Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dalam keterampilan motorik halus anak di RA Baiturrahman serta mengevaluasi metode yang dapat meningkatkan keterampilan tersebut melalui kegiatan melipat kertas origami dan meronce. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, ditemukan bahwa anak-anak masih kurang terampil dalam melipat, menggulung, dan menempel kertasserta meronce dengan benar. Penelitian ini juga memberikan beberapa rekomendasi intervensi untuk meningkatkan keterampilan tersebut, seperti pengulangan kegiatan kreatif secara rutin, penerapan metode bermain sambil belajar, serta pemberian dukungan material yang memadai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus dapat ditingkatkan melalui pendekatan yang lebih interaktif dan suportif.
Copyrights © 2024