Penelitian ini menganalisis keterampilan pembuatan media digital pada mahasiswa generasi Z di pendidikan tinggi, khususnya dalam konteks pengajaran di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tujuan utama penelitian adalah mengevaluasi keterampilan teknis, kreativitas, kesesuaian media dengan kebutuhan PAUD, efektivitas penggunaan media, dan penerapan pedagogis. Metode kualitatif digunakan dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari 21 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% mahasiswa memiliki penguasaan software desain dasar dan mampu membuat media interaktif dengan animasi serta audio. Meskipun kreativitas mahasiswa cukup tinggi (70%), banyak yang masih mengandalkan template, dengan hanya 40% yang mampu menghasilkan ide orisinal. Media yang dihasilkan sudah sesuai dengan kurikulum PAUD, meskipun elemen audio perlu disesuaikan agar lebih ramah anak. Sebanyak 80% media digital terbukti efektif dalam melibatkan anak secara bermakna selama proses pembelajaran dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan tinggi perlu mengintegrasikan teori dan praktik dengan pendekatan yang lebih adaptif untuk menghasilkan media pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik anak di PAUD.
Copyrights © 2024