The purpose of this study is to analyze the implementation of character-building management through the Islamic Religious Education (PAI) course in higher education. Character education is an essential aspect of the higher education system, particularly in shaping students' moral, ethical, and spiritual values. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving PAI lecturers, students, and program administrators at Nahdlatul Ulama University, Blitar. The findings indicate that the implementation of character-building management through PAI at Nahdlatul Ulama University, Blitar, adopts a comprehensive approach, encompassing strategic planning, effective organization, active mobilization and supervision, as well as integration into the university's tridharma activities. The use of active learning methods and continuous evaluation also contributes to the program's effectiveness. However, challenges such as resource limitations and external environmental influences need to be addressed through adaptive and collaborative strategies.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi manajemen pembentukan karakter melalui mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi. Pendidikan karakter menjadi aspek penting dalam sistem pendidikan tinggi, terutama dalam membentuk nilai-nilai moral, etika, dan spiritual mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap dosen PAI, mahasiswa, serta pengelola program studi di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen pembentukan karakter melalui PAI di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar menunjukkan pendekatan yang komprehensif, mencakup perencanaan strategis, pengorganisasian yang efektif, penggerakan dan pengawasan yang aktif, serta integrasi dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi. Penggunaan metode pembelajaran aktif dan evaluasi berkelanjutan juga berkontribusi pada efektivitas program. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan pengaruh lingkungan eksternal perlu diatasi melalui strategi adaptif dan kolaboratif.
Copyrights © 2025