Pembelajaran ansambel rekorder di kelas X TJKT SMK Muhammadiyah 1 Padang masih menghadapi tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa; namun, dalam praktiknya, guru masih menggunakan metode konvensional yang terstruktur dan berpusat pada pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran ansambel rekorder yang diterapkan guru serta kesesuaiannya dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan tiga metode dalam pembelajaran, yaitu ceramah, demonstrasi, dan kerja kelompok. Meskipun metode ini membantu siswa dalam memahami materi dan meningkatkan keterampilan bermain rekorder, penerapannya masih kurang sesuai dengan esensi Kurikulum Merdeka Belajar karena guru tetap menjadi pusat perhatian dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara konsep kurikulum dan implementasi di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif agar selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar, sehingga siswa dapat lebih mandiri dan aktif dalam proses pembelajaran. Learning Methods for Recorder Ensemble in Class X Vocational High School The recorder ensemble learning in class X of the Muhammadiyah 1 Padang Vocational School still faces challenges in the implementation of the Independent Learning Curriculum. This curriculum emphasizes more flexible and student-centered learning; however, in practice, teachers still use structured conventional methods that are teacher-centered. This study aims to analyze the recorder ensemble learning methods applied by teachers and their alignment with the principles of the Independent Learning Curriculum. The research method used is qualitative with a descriptive approach, where data is collected through literature studies, observations, interviews, and documentation. The results show that teachers use three methods in teaching: lectures, demonstrations, and group work. Although these methods help students understand the material and improve their recorder playing skills, their implementation is still less aligned with the essence of the Independent Learning Curriculum because teachers remain the focal point in the learning process. This indicates a gap between the curriculum concept and its implementation in the field. Therefore, efforts are needed to enhance the understanding and application of more innovative teaching methods to align with the principles of the Independent Learning Curriculum, enabling students to be more independent and active in the learning process. Keywords: Learning Methods, Recorder Ensemble, Merdeka Curriculum.
Copyrights © 2025