Konflik Israel dengan Palestina merupakan permasalahan dunia terbesar yang cukup krusial dari dulu hingga kini. Konflik antara Palestina dan Israel yang sering dikaitkan dengan isu politik, agama, dan hak asasi manusia, terus berlanjut dan tentu berdampak buruk bagi masyarakat di kedua negara dan negara-negara lain. Perebutan wilayah kekuasaan ini menjadi perhatian dunia, dengan banyak negara menjadikannya sebagai isu aktual untuk meningkatkan kesadaran publik dan mendorong upaya penyelesaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep pembingkaian (framing) digunakan dalam tayangan pemberitaan konflik Israel-Palestina di wilayah pada laman YouTube Tribun News edisi Mei 2024. Penelitian ini menerapkan konsep pembingkaian dari Robert N. Entman dengan metode kualitatif dan analisis framing. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberitaan mencakup aspek penyerangan, perhatian terhadap korban, dan penggambaran kekuatan kedua belah pihak. Penelitian ini mengidentifikasi empat elemen framing: mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, membuat penilaian moral, dan merekomendasikan tindakan. Kesimpulannya, Tribun News menyoroti isu serangan Israel di Rafah, menampilkan kekuatan Israel dan keberanian Hamas meskipun tidak sebanding, serta menyajikan informasi yang berimbang dan memperhatikan dampak konflik terhadap negara lain untuk menciptakan pemahaman yang lebih luas.
Copyrights © 2025