Dalam era digital yang terus berkembang, teknologi informasi memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Penerapan teknologi informasi dalam sektor medis tidak hanya mempercepat administrasi, tetapi juga meningkatkan akurasi diagnosis, efisiensi layanan, serta efektivitas penanganan pasien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui kajian pustaka untuk menganalisis bagaimana teknologi informasi berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi layanan kesehatan, pengurangan kesalahan medis, serta peningkatan aksesibilitas dan ketersediaan layanan kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi seperti rekam medis elektronik (Electronic Health Records/EHR), telemedicine, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan sistem informasi rumah sakit mampu meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan kesehatan. Namun, implementasi teknologi ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk biaya tinggi, resistensi tenaga medis terhadap perubahan, serta masalah keamanan data pasien. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan sektor teknologi untuk mengoptimalkan penerapan teknologi informasi guna mewujudkan layanan kesehatan yang lebih efisien, akurat, dan terjangkau bagi masyarakat.
Copyrights © 2025