Masalah penelitian adalah Masalah gizi di sebagian besar negara berkembang merupakan masalah utama kesehatan masyarakat, terutama pada balita, anak-anak dan wanita usia produktif, Stunting pada anak balita adalah salah satu masalah kekurangan gizi yang menjadi perhatian utama di Indonesia, Indonesia merupakan negara urutan kelima yang memiliki prevalensi anak stunting tertinggi setelah India, China, Nigeria dan Pakistan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pola asuh ibu dan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita Desa Sei Mencirim Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian rancangan analitik dengan rancangan cross sectional dan teknik secara simple random sampling melibatkan 54 responden Populasi penelitian ini adalah balita. Alat ukur dalam penelitian ini adalah kuesioner. Dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian diperoleh nilai pola asuh ibu (p=0,00; OR=35,714; CI=6,670- 191,21), ASI eksklusif (p=0,049; OR=3,769; CI=1,158 – 12,70 ), menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pola Asuh Ibu dan ASI Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Kesimpulan: Hasil penelitian ini adalah balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif akan berisiko 3 kali lipat dapat mengalami stunting dibandingkan balita yang mendapatkan ASI Eksklusif, dan balita dalam Pola Asuh Makan yang tidak tepat berisiko 3kali lipat dapat mengalami stunting dibandingkan dengan balita yang pola asuh makan tepat.
Copyrights © 2025