Penyandang disabilitas adalah individu dengan kelainan tubuh yang dapat menghambat fungsi dan kesejahteraan sosialnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah dukungan sosial orang tua. Dukungan sosial yang diterima oleh penyandang disabilitas yang tinggal di asrama dapat berbentuk perhatian, komunikasi dan material. Dimana dukungan tersebut tetap berperan penting meskipun tidak tinggal bersama. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial orang tua dan kualitas hidup penyandang disabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden individu penyandang disabilitas yang tinggal di asrama. Instrumen yang digunakan menggunakan Skala Kualitas Hidup dari WHOQOL-Breff (α=0.925) dan Dukungan Sosial (α=0.932) Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kualitas hidup (r=0.607, p<0.05). Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima oleh individu dengan disabilitas, semakin baik kualitas hidup mereka. Berdasarkan analisis deskriptif sebanyak 62% responden memiliki tingkat dukungan sosial yang tinggi, dan 59% memiliki kualitas hidup yang tinggi.
Copyrights © 2025