Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Resiliensi Keluarga Dengan Anak Gangguan Disintegratif Melalui Konseling Kelompok Festa Yumpi Rahmanawati; Danan Satriyo Wibowo
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v13i1.579

Abstract

The purpose of this   research was to explore how families with children with Childhood Disintegrative Disorder (CDD) who participated in group counseling that  were able to move through the adverse situation that they face while raising a child with significant developmental needs and challenges. The theoretical framework that guided this research was family resilience. Qualitative research with case study approach was choosed  to explore families with CDD. Observations and face-to-face interviews were conducted with each of the participants in their own home or in a school setting. The first question research focused on the experience of families who provided beneficial group counseling. Three themes emerged: a) focusing on child-positif behaviour target; b) accepting child in their  ideal image realistically; c) providing motivation in positif parenting practice. The second question research focused on the experience of families who demonstrated willingness to find  family resources after  participated in group counseling. Four themes emerged: a) religious coping; b) positive seeking support; d) gratitude to attainable child competence.Key words: family resilience, disintegrative disorder, group couselling, case study
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP SUCCESSFUL AGING LANSIA YANG AKTIF Yunita Resa Ulandari; Festa Yumpi Rahmanawati; Ria Wiyatfi Linsiya
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11587

Abstract

Lanjut usia merupakan periode yang ditandai dengan menurunnya fungsi-fungsi fisik dan psikis. Sebagai upaya dalam mengatasi kondisi ini lansia perlu melakukan proses adaptasi sebagai upaya untuk tetap berdaya dimasa tua untuk mencapai successful aging. Salah satu faktor utama yang menjadi penunjang tercapainya kondisi successful aging ini adalah dukungan sosial khususnya dari keluarga. Penelitian lain terkait dengan dukungan sosial dan successful aging telah diteliti sebelumnya, namun penelitian ini lebih berfokus pada lansia yang aktif mengikuti kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari dukungan sosial keluarga terhadap successful aging lansia yang masih aktif dalam kelompok masyarakat. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 lansia berusia 60 tahun keatas dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Successful aging dengan reliabilitas 0,753 dan The Social Provision Scale dengan reliabilitas 0,823 untuk mengukur dukungan sosial yang dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap successful aging dengan taraf signifikansi .000 (p<0.05) dan nilai dari R Square sebesar 0,214 yang menunjukkan bahwa sekitar 21,4% successful aging dipengaruhi oleh dukungan sosial dan sisanya yaitu 78,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil ini menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap pencapaian successful aging. Intansi terkait dapat meyusun program-program pendampingan pada keluarga untuk memberikan dukungan pada lansia melalui kegiatan sosialisasi.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA INDIVIDU PENYANDANG DISABILITAS Riska Noviani; Festa Yumpi Rahmanawati; Ria Wiyatfi Linsiya
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v11i1.11616

Abstract

Penyandang disabilitas adalah individu dengan kelainan tubuh yang dapat menghambat fungsi dan kesejahteraan sosialnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah dukungan sosial orang tua. Dukungan sosial yang diterima oleh penyandang disabilitas yang tinggal di asrama dapat berbentuk perhatian, komunikasi dan material. Dimana dukungan tersebut tetap berperan penting meskipun tidak tinggal bersama. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial orang tua dan kualitas hidup penyandang disabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden individu penyandang disabilitas yang tinggal di asrama. Instrumen yang digunakan menggunakan Skala Kualitas Hidup dari WHOQOL-Breff (α=0.925) dan Dukungan Sosial (α=0.932) Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kualitas hidup (r=0.607, p<0.05). Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima oleh individu dengan disabilitas, semakin baik kualitas hidup mereka. Berdasarkan analisis deskriptif sebanyak 62% responden memiliki tingkat dukungan sosial yang tinggi, dan 59% memiliki kualitas hidup yang tinggi.
Analisis Gaya Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 3 Jember Mahardika Fitra Setiawan; Anggraeni Swastika Sari; Festa Yumpi Rahmanawati
Psychospiritual: Journal of Trends in Islamic Psychological Research Vol. 4 No. 2 (2025): Psychospiritual: Journal of Trends in Islamic Psychological Research
Publisher : Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning styles refer to the ways students concentrate, process, absorb, and retain new and complex information. The VARK learning model encompasses four primary modalities: Visual, Auditory, Read, and Kinesthetic. This study aims to describe the learning styles of students at SMA Muhammadiyah 3 Jember. A descriptive quantitative method was used with a population of 252 students and a sample of 146 respondents selected through purposive random sampling. The learning style scale was adapted from an existing instrument. Data were analyzed using descriptive statistical tests with the Jamovi for Windows application. The results show that students generally tend to have a visual learning style, indicating a preference for media such as videos or images. Based on gender, male students tend to prefer auditory learning, while female students are more visually oriented. Based on grade level, 10th-grade students lean toward a reading learning style, while 11th-grade students favor auditory learning.