Fase dewasa awal merupakan fase yang dimana individu dihadapkan dengan banyaknya tuntutan yang sangat beragam sehingga mengakibatkan beberapa individu mengalami kesulitan. Hal ini dirasakan oleh fresh graduate Universitas Muhammadiyah Jember yang baru saja menyelesaikan masa studinya. Ketidakpastian tentang bagaimana fresh graduate setelah lulus dari perguruan tinggi memicu timbulnya rasa cemas akan masa depan. Adapun self efficacy menjadi salah faktor timbulnya kecemasan akan masa depan pada fresh graduate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy (X) dengan kecemasan akan masa depan (Y) pada fresh graduate di Universitas Muhammadiyah Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala kecemasan akan masa depan terdiri dari 26 item valid dengan nilai reliabilitas 0,764. Skala self efficacy terdiri dari 27 item valid dengan nilai reliabilitas 0.830. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Responden yang terlibat dalam penelitian ini yaitu 150 fresh graduate di Universitas Muhammadiyah Jember. Berdasarkan hasil analisa data menggunakan correlation pearson product moment diperoleh nilai sebesar -0,651, dengan taraf signifikansi (p) sebesar 0,000 < 0,05 (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara self efficacy dengan kecemasan akan masa depan. Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber rujukan penelitian selanjutnya dan pengembangan ilmu di bidang psikologi.
Copyrights © 2025