Penelitian ini membahas tentang prinsip prinsip arsitektur hijau pada perancangan rumah singgah dan pusat keterampilan anak jalanan di kota Makassar. Pendekatan arsitektur hijau bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip prinsip keberlanjutan yang mencakup efisiensi energi, penggunaan material ramah lingkungan, konservasi air, kenyamanan dan kesehatan pada bangunan. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis studi literatur dan studi kasus pada bangunan hijau. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan konsep arsitektur hijau pada perancangan rumah singgah dan pusat pelatihan keterampilan anak jalanan di Makassar diterapkan pada Aspek Fisik dan non Fisik. Penerapan pada Aspek Fisik yaitu seperti efesiensi energi, penggunaan material ramah lingkungan, konservasi air, kenyamanan dan kesehatan bangunan, pemanfaatan sumber cahaya alami, pemanfaatan sumber penghawaan alamiu. Sedangkan penerapan pada Aspek non Fisik yaitu seperti pemberian pelatihan kepada anak jalanan untuk mendaur ulang sampah dan urban farming. Penelitihan ini diharapkan dapat memberikan konstribusi bagi perencana, pemerhati hijau, dan untuk pengembangan fasilitas sosial yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2024