PT ISM. Tbk. Bogasari Flour Mills Surabaya pada awalnya beroperasi dengan dua unit penggilingan, yaitu unit penggilingan dengan kapasitas produksi 1.200 ton/hari. Selama periode Maret 2024 hingga Agustus 2024, produk tepung terigu Cakra Kembar memiliki tingkat produksi tertinggi yaitu sebesar 163.662 ton. Namun dengan tingginya tingkat produksi Tepung Terigu Cakra Kembar mengakibatkan tingkat kecacatan produk yang tinggi yaitu sebesar 30.327 ton, dengan persentase kecacatan sebesar 18,53% yang melebihi standar toleransi kecacatan Perseroan yaitu 3,84%. Berdasarkan hasil perhitungan RPN untuk FMEA produk tepung terigu cakra kembar diperoleh beberapa risiko yang memiliki tingkat prioritas usulan pengendalian kualitas untuk meminimasi kemungkinan terjadinya kegagalan. Perhitungan nilai RPN sebesar 150 dari jenis kecacatan warna tepung kusam yang terdapat pada proses penggilingan dengan penyebab kecacatan adalah roller mill pada mesin penggilingan yang sudah aus atau kurang perawatan dapat menurunkan efisiensi penggilingan dan menghasilkan tepung dengan kualitas warna yang kurang baik dengan rekomendasi perbaikan Mengganti roller mill yang sudah aus pada mesin penggilingan dengan roller mill yang baru dan hal ini termasuk ke dalam kategori RPN sedang, sehingga masih dalam upaya melakukan perbaikan.
Copyrights © 2025