Persoalan jarak ruang dan waktu antara pengarang dan pembaca yang menjadi kunci filsafat hermeneutika seringkali tidak dibaca dengan baik oleh pemerhatinya. Dari situlah pemikiran Gracia lahir. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan detail hermeneutika Gracia serta upaya para sarjana muslim Indonesia untuk menerapkan teori interpretasi Gracia dalam mengkaji Al-Qur’an. Berangkat dengan pendekatan kualitatif, dari penelitian pustaka ini dipahami bahwa hermeneutika moderat Gracia yang menekankan pada keseimbangan antara pencarian makna asal teks dan peran pembaca dalam penafsiran bisa diaplikasikan pada kedua kajian al-Qur’an dan hadis. Penggunaan teori fungsi interpretasi Gracia secara tepat dapat membantu memahami Al-Qur’an secara inklusif dan dapat berjalan harmonis dengan kaidah-kaidah penafsiran yang telah mapan dalam kajian tafsir Al-Qur’an.
Copyrights © 2023