Generator merupakan komponen penting dalam sistem tenaga listrik yang mengubah energi mekanik dari putaran turbin menjadi energi listrik. Pada penelitian ini, turbin digerakkan oleh angin yang dihasilkan di salah satu puncak gedung di Institut Teknologi Sumatera. Generator dirancang dengan tiga variasi diameter kawat tembaga dalam lilitannya, yaitu 0,15 mm, 0,75 mm, dan 1 mm, untuk mengevaluasi efisiensi daya listrik yang dihasilkan pada putaran rotor rendah. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kawat tembaga dengan diameter 0,15 mm menghasilkan tegangan tertinggi sebesar 744 V, arus 29,6 A, dan daya 22.022,4 W pada putaran rotor yang tertinggi 1500 RPM . Diameter 0,75 mm menghasilkan tegangan 125 V, arus 4,8 A, dan daya 600 W, sedangkan diameter 1 mm menghasilkan tegangan 92 V, arus 3,4 A, dan daya 312,8 W. Dengan demikian, daya tertinggi dihasilkan oleh kawat berdiameter 0,15 mm, menunjukkan bahwa diameter kawat berpengaruh signifikan terhadap output daya generator turbin angin.
Copyrights © 2025