Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan model pembelajaran fragmented dalam mata pelajaran matematika di kelas III SDN 29 Cakranegara. Model fragmented merupakan pendekatan yang memecah materi menjadi segmen-segmen kecil yang disajikan secara bertahap, dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika yang abstrak. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Subjek penelitian meliputi guru yang mengajar matematika di kelas III dan siswa yang mengikuti pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model fragmented efektif dalam membantu siswa memahami konsep dasar matematika, terutama pada topik yang kompleks seperti operasi hitung perkalian. Guru juga merasakan bahwa model ini mampu mengurangi beban kognitif siswa dan meningkatkan partisipasi mereka dalam proses pembelajaran. Namun, perlu perencanaan yang lebih mendalam dan alokasi waktu yang lebih lama untuk setiap sesi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model fragmented merupakan pilihan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman matematika di tingkat sekolah dasar, asalkan didukung oleh perencanaan yang cermat dan penggunaan media pembelajaran yang memadai.
Copyrights © 2025