Setiap konfigurasi tiang kelompok pondasi memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing, konfigurasi yang digunakan pada lapangan mengalami pembesaran dimensi pile cap dari 12,30 m x 5,00 m menjadi 14,00 m x 7,00 m sehingga terjadi penambahan beban mati, selain itu pondasi bor pile tidak mengalami perubahan yang besar dari gambar rencana, namun jarak antara bor pile mengalami penambahan jarak. Dalam penelitian ini, peneliti akan mengubah konfigurasi tiang bor tanpa membuat dimensi pile cap bertambah, dan tetap memenuhi faktor keamanan. Dalam penelitian menggunakan metode Skempton dan metode faktor efisiensi tiang untuk menghitung kapasitas daya dukung tiang, dan metode Vesic untuk menghitung penurunan tiang. Hasil perhitungan yang didapatkan adalah konfigurasi tiang kelompok mempengaruhi seberapa besar efisiensi tiang dan kekuatan beban yang dapat ditampung oleh kelompok tiang tersebut. Semakin besar efisiensi tiang (Eg) maka kekuatan kelompok tiang tersebut untuk dapat menahan beban lebih banyak (Qg) maka semakin banyak pula jumlah tiang (n). konfigurasi tiang kelompok mempengaruhi besarnya penurunan tiang, hal ini dipengaruhi oleh lebar kelompok tiang. Semakin lebar konfigurasi kelompok pondasi, maka akan semakin besar nilai penurunan tiang.
Copyrights © 2025