Penelitian ini mengungkapkan fenomena meningkatnya keterlibatan siswa dalam perilaku kejahatan di lingkungan pendidikan. Sehingga bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang mendorong siswa terlibat dalam tindakan kriminal yang semestinya tidak terjadi di lingkungan pendidikan sekaligus memberikan gambaran mengenai pendidikan karakter untuk siswa. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dipilih sebagai metodologi penelitian. Penelitian ini mengeksplorasi bentuk psikologi kriminal yang membuat siswa melakukan suatu bentuk kejahatan. Selain itu, penelitian ini mengungkapan paradigma seseorang melakukan sebuah kejahatan di sekolah. Hasilnya adalah terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi siswa dalam berbuat kejahatan. Pertama, kelemahan dalam jiwa seseorang. Kedua, ketidaksinkronan hati dan pikiran. Ketiga, kecondongan untuk mengadopsi niat jahat. Keempat, perilaku jahat yang telah menjadi begitu umum dalam masyarakat sehingga dianggap sebagai bagian dari keseharian. Kelima, subversif dan kosmis yang mendorong seseorang untuk melakukan kejahatan. Keenam, ketidakselarasan berpikir yang mendorong untuk berbuat terkadang tidak sesuai dengan pemahaman.
Copyrights © 2025