Penelitian ini mengkaji penggunaan Learning Experience Network Analysis (LENA) sebagai metode evaluasi pembelajaran mendalam dalam konteks pengembangan literasi AI untuk siswa sekolah dasar. Melalui studi design-based research yang melibatkan 118 siswa kelas 5 dari tiga sekolah dasar di Salatiga, Indonesia, LENA digunakan untuk menganalisis pengalaman belajar siswa secara sistematis melalui pemetaan jaringan interaksi antara kesulitan yang dihadapi siswa, keberhasilan yang dicapai, dan kesesuaian dengan prinsip-prinsip teori pembelajaran. Hasil analisis menggunakan Girvan-Newman cluster analysis dengan nilai Q berkisar 0.305-0.697 menunjukkan bahwa LENA efektif dalam mengidentifikasi pola-pola bermakna dalam pengalaman belajar. Analisis betweenness centrality mengungkapkan bahwa aktivitas kolaboratif (24.55), pemecahan masalah dengan AI (20.98), dan penggunaan AI secara generatif (18.98) menjadi faktor kunci dalam pembelajaran literasi AI. Hasil menunjukkan penurunan signifikan dalam kesulitan teknis dari 46% pada siklus pertama menjadi 16% pada siklus kelima, sementara kesadaran etis meningkat dari 43% menjadi 87%. Korelasi kuat (r=0.78, p<0.001) ditemukan antara prinsip konstruktivis dan keberhasilan pembelajaran, terutama dalam aktivitas yang melibatkan pembuatan artefak dan eksplorasi konsep AI. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang manfaat LENA sebagai alat evaluasi pembelajaran mendalam yang membantu pendidik mengoptimalkan proses pembelajaran melalui penyesuaian berbasis bukti. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan metodologi evaluasi pembelajaran yang lebih komprehensif dan data-driven, khususnya dalam meningkatkan literasi AI pada tingkat pendidikan dasar.
Copyrights © 2025